Mengenal gejala OCD

MENGENAL GEJALA OCD



Obsesi adalah salah satu dari sekian banyak problematika psikologis yang melekat pada manusia. Obsesi dapat berbentuk banyak hal, seperti obsesi untuk selalu mendengarkan musik, obsesi untuk memakan makanan sehat, obsesi untuk memiliki hal-hal tertentu, dan lain-lain. 

Obsesi manusia untuk selalu sempurna atau yang biasa dikenal dengan perfeksionis merupakan salah satu obsesi yang sangat umum bagi masyarakat. Namun, obsesi untuk selalu sempurna juga bisa menjadi masalah bagi psikologis yang ternyata lebih serius dari apa yang kita pikirkan. OCD atau Obsessive Compulsive Disorder merupakan gejala gangguan mental yang membuat penderitanya memiliki pikiran obsesif yang berlebihan terhadap segala hal yang berkaitan dengan dirinya serta perilaku kompulsif untuk merealisasikan pikiran tersebut. Dilansir dari Halodoc.com, "Orang dengan OCD memiliki pikiran dan dorongan yang tidak dapat dikendalikan dan berulang (obsesi), serta perilaku (paksaan) kompulsif", sehingga tak heran seringkali mereka yang menderita OCD dapat meledak sewaktu-waktu hanya karena ada hal yang tidak berjalan sesuai dengan kemauannya. 

Berikut ciri-ciri umum dari seseorang yang mengidap Obsessive Compulsive Disorder ;

1. Terobsesi untuk teratur dalam segala hal
Para pengidap OCD cenderung untuk teratur dalam segala hal, bahkan terhadap sesuatu yang tidak menonjol dan terlihat. Walau awalnya terlihat wajar, namun obsesi atas teratur ini dapat menjadi belebih. Beberapa contoh dari obsesi untuk teratur, seperti :
a. Memeriksa ulang berkali-kali terhadap segala sesuatu.
b. Terorganisir dalam mengelompokkan segala hal sesuai dengan ukuran, tempatnya dan warna
c. Rasa emosi yang tinggi jikalau sesuatu tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan.

2. Selalu ingin berada dalam kondisi bersih
Mereka yang mengidap OCD biasanya sangat memperhatikan kebersihan diri dan barang-barang miliknya. Contoh implementasinya seperti selalu mencuci tangan setiap selang waktu 1 jam sekali dan membersihkan barang-barang yang dimiliki berkali-kali sampai dirasa bersih.

3. Keras kepala dan mudah emosi 
Penderita OCD akan mengalami lonjakan emosi yang sangat spontan ketika ada hal yang membuatnya kehilangan kendali atas segala sesuatu yang ada padanya. Contohnya ketika ada orang yang memindahkan barang-barangnya ke tempat lain, walaupun hanyak berjarak beberapa centimeter.

4. Rasa takut akan salah dan disalahkan
Klaim atas predikat sempurna yang telah ada membuat segala hal yang dilakukan oleh penderita harus benar dan diterima oleh orang lain. Mendapat masukan, teguran dan kritik dari orang lain dapat membuat mereka gelisah dan terpuruk, tak jarang juga emosi mereka meledak.

Dibutuhkan bantuan tenaga ahli dalam pengidentifikasian OCD, oleh karena itu ada baiknya untuk tidak melakukan diagnosa sendiri. Konsultasikan lebih lanjut kepada dokter-dokter yang khusus menangani bagian psikologi manusia, serta bagi mereka yang telah mengidap dengan melakukan terapi medis.









sumber : https://www.halodoc.com/artikel/3-ciri-obsessive-compulsive-disorder-jadi-salah-satunya-

Komentar